Beberapa desain grafis baru yang diprediksi menjadi tren di tahun 2021 terbilang simpel. Hal ini tentu bisa menjadi ide segar, terutama di masa-masa pandemi yang banyak membawa kita pada perubahan selama setahun belakangan. Tren desain grafis tahun 2020 yang telah dilewati memberikan inspirasi mengenai desain grafis yang akan populer di tahun 2021. Pesatnya perkembangan dunia desain membuat seorang desainer grafis harus terus dinamis mengikuti tren agar tidak ketinggalan selera pasar.
1. Flat 3D Illustration
Cukup populer di tahun ini, bakal menjadi tren desain grafis yang
cukup. bisa membuat gaya seperti ini langsung menggunakan aplikasi
pengolah 3D seperti Blender, atau menggambar langsung dengan aplikasi pengolah
grafis vektor seperti Adobe Illustration atau Figma (faux 3D).
2. Gradasi Warna
Gradasi warna kini terlihat mulai masuk sebagai komplemen dari elemen flat
design.Transisi warna cerah sangat manis saat berpadu dengan gaya flat
design yang berkarakter kuat. Perusahaan besar seperti Instagram,
Skype, dan Stripe juga mulai menerapkan gradasi warna dalam penerapan desain
visual mereka yang dalam waktu dekat mungkin saja akan diikuti oleh berbagai
perusahaan lain.
3. Duotone
Sama halnya seperti tren gradasi warna,
pewarnaan duotone atau warna ganda juga masih bakal populer di
tahun 2021 mendatang. Duotone sejatinya merupakan teknik
perpaduan dua warna kontras yang umum dilakukan di media cetak. Contoh
perusahaan besar yang menggunakan gaya ini adalah Spotify.
4. Neumorphism
Neumorphism became all the rage in 2020. Kamu bisa lihat gaya ini
bertebaran di Dribbble dan platfrom lainnya. Tapi, sayangnya kebanyakan dari
gaya ini hanya berhenti di konsep. Kita belum melihat adopsi gaya neumorphism
oleh para pemain besar, seperti Facebook, Instagram, dan lainnya. Tapi,
lewat kemunculan Mac OS 11 Big Sur dan set icon yang dibawanya, sepertinya ini
adalah dorongan yang kita tunggu-tunggu yang bisa membawa neumorphism ke
ranah mainstream di tahun 2021 nanti.
5. Ilustrasi Disproporsional
Ilustrasi dengan gaya anatomi dan obyek disproporsional ini mulai ramai sejak
tahun 2019 dan 2020, dan diprediksi bakal tetap digemari di tahun
2021. semakin disproporsional bentuk anatominya, semakin menarik dan
menonjol. Sehingga, gaya ilustrasi ini bakal cukup digemari khususnya bagi para
ilustrator pemula.
Komentar
Posting Komentar